People Innovation Excellence

DISKUSI BUKU KARYA DOSEN BINUS DI EPISTEMA INSTITUTE

Shidarta dan Yamin dalam diskusi buku di Epistema Institute, 12 Desember 2014
Shidarta dan Yamin dalam diskusi buku di Epistema Institute, 12 Desember 2014

IMG_6739

Setelah diluncurkan dan didiskusikan di Kampus Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, kali ini buku dengan judul “Pengembanan Hukum Teoretis” kembali diangkat dalam diskusi di Sekretariat Epistema Institute, jalan Jatipadang Raya, Jakarta pada tanggal 12 Desember 2014. Tampil sebagai pembahas, Yamin, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum Universitas Pancasila dan kandidat doktor dari UGM. Pada kesempatan tersebut, penulis dan editor buku ini, Shidarta, dosen Business Law BINUS, hadir sebagai narasumber. Acara ini merupakan kerja sama antara Epistema Institute dan Asosiasi Filsafat Hukum Indonesia (AFHI).

Peserta diskusi datang dari berbagai kalangan: dosen, mahasiswa, dan pegiat hukum. Tampak hadir sebagai peserta antara lain Dekan Fakultas Hukum Universitas Mulawarman Samarinda, Dr. Muhdar dan Direktur Epistema Institute Myrna Safitri, Ph.D.

Menurut Yamin, buku yang ditulis secara bersama oleh Bernard Arief Sidharta, Anthon F. Susanto, dan Shidarta ini memberi kontribusi yang signifikan bagi pengkajian hukum teoretis. Akan banyak peneliti dan penstudi hukum yang bakal terbantu dalam rangka menertibkan pemahaman mereka terkait pohon disiplin hukum. Sekalipun demikian, ia mengingatkan bahwa target pembaca dari kalangan akademis untuk buku ini berada di tingkat pascasarjana. “Agak berat untuk dipahami pembaca dari mahasiswa tingkat sarjana,” katanya.

Shidarta sendiri mengatakan buku yang semula didedikasikan untuk Prof. Bernard Arief Sidharta ini memang tidak didesain untuk pembaca awam. Ada kajian epistemologis yang agak menukik ke dalam, kendati pertanyaan yang diangkat dalam buku ini adalah hal-hal yang terdengar klasik, seperti seperti apa konstelasi pohon disiplin hukum itu, apakah ilmu hukum itu “ilmu,” dan di mana posisi teori [ilmu] hukum dan apa kontribusi bagi disiplin hukum.

Tuan rumah acara ini, Epistema Institute, adalah lembaga nirlaba yang banyak mencurahkan perhatiannya pada penelaahan isu-isu keadilan eko-sosial, seperti lingkungan, agaria, dan masyarakat adat. Untuk mengkaji isu-isu tersebut, Epistema juga mengkaji pemikiran-pemikiran hukum yang bersifat fundamental, seperti kajian filsafat hukum dan pendekatan sosio-legal. Lembaga ini juga menjadi embrio kelahiran Asosiasi Filsafat Hukum Indonesia (AFHI). Dr. Shidarta dari BINUS sebelumnya adalah pengurus dan sekarang masuk dalam dewan pengawas Epistema Institute, dan menjabat Ketua AFHI periode 2014-2015. (***)

Screen Shot 2014-12-19 at 3.34.24 AM

 


Published at : Updated

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close