People Innovation Excellence

FGD DOSEN BINUS TERKAIT HAK UNTUK DILUPAKAN


Pada tanggal 3 September 2019, bertempat di Hotel Erion, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, berlangsung Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para dosen Universitas Bina Nusantara (BINUS). Dari Jurusan Hukum Bisnis (Business Law) tampak hadir Dr. Bambang Pratama dan Siti Yuniarti, S.H., M.H.  bersama dengan tim peneliti BINUS lainnya. FGD diadakan dalam rangka pengayaan penelitian tentang hak untuk dilupakan (the right to be forgotten) dan kaitannya dengan UU ITE. Penelitian ini didanai oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

Sebagai narasumber diundang Dr. Shidarta, dosen Hukum Bisnis BINUS, Kolonel Sus Dr. Ir. Rudy Gultom, M.Sc. dari Lemhanas dan Universitas Pertahanan. Juga dihadirkan salah satu komisioner dari Komisi Informasi Publik (KIP). Shidarta dalam acara FGD ini menjelaskan tentang problematika pengaturan hak untuk dilupakan ini dalam UU ITE dan perlindungan data pribadi. Menurutnya, ada problematika dilihat dari definisi konsep-konsep yang menjadi kata kunci dalam perlindungan data pribadi ini. Dalam paparannya, Shidarta membahas beberapa pertanyaan: (1) Apakah ada perbedaan fundamental antara definisi konsep DATA PRIBADI dan DATA PERSEORANGAN TERTENTU di dalam sistem elektronik dan di luar sistem sistem elektronik?; (2) Pada DATA PRIBADI, apakah penyimpanan, perawatan, penjagaan kebenaran, dan perlindungan kerahasiaan ini merupakan perintah yang imperatif atau fakultatif?; (3) Siapa yang diberikan beban untuk menyimpan, merawat, menjaga kebenaran, dan melindungi kerahasiaan ini? (penyelenggara sistem elektronik, pengguna sistem elektronik; pemilik data pribadi); (4) Jika DATA PRIBADI ternyata suatu ketika tidak disimpan, dirawat, dijaga kebenaran, dilindungi kerahasiaannya, apakah DATA tersebut kehilangan statusnya sebagai DATA PRIBADI? Menurut Shidarta, diskusi atas pertanyaan-pertanyaan ini menjadi menarik apabila kajiannya tidak sekadar doktrinal menurut hukum positif, melainkan menelisik sampai ke dimensi filosofisnya. (***)


Published at : Updated

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close