TAPAK JALAN DIGITAL LITERASI BAGI ANAK
Salah seorang dosen Jurusan Hukum Bisnis (Business Law) BINUS, Dr. Bambang Pratama, berkesempatan hadir pada diskusi publik tentang peta jalan digital literasi bagi anak pada tanggal 24 Agustus 2017 di Jakarta. Penyusunan peta jalan literasi digital bagi anak adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh multistakeholders (pemerintah, masyarakat, praktisi, akademisi, sekolah, NGO) untuk berkomitmen bersama-sama membuat kerangka literasi digital. Upaya penyusunan peta jala ini diharapkan mampu membentengi dan melindungi anak-anak Indonesia dari paparan konten negatif Internet.
Pada prinsipnya, ada tiga bidang yang dituju pada kerangka literasi digital Indonesia, yaitu: proteksi (perlindungan data pribadi, privasi, dan risiko), hak-hak (kebebasan berekspresi, kekayaan intelektual, dan aktivitas sosial lainnya di Internet), dan pemberdayaan (jurnalisme warga, kewirausahaan, etika informasi). Ketiga kerangka di atas inilah yang kemudian didiskusikan kepada publik pada acara yang diselenggarakan oleh Internet Governance Forum (IGF), Indonesian Child Online Protection (ID-COP), dan Kominfo.
Acara diskusi dibuka oleh Dirjen Aptika, Samuel A. Pangarepan, yang kemudian diikuti paparan dari para narasumber dan tanya jawab. Hal lain yang menarik dari acara diskusi publik ini adalah paparan dari narasumber siswa SMP dan siswa SMU yang diwakili dari sekolah Lab School Cibubur. Dengan menghadirkan narasumber dari perwakilan siswa sekolah, maka diharapkan dapat memberikan gambaran yang sesungguhnya tentang dunia Internet di mata anak Indonesia saat ini. Siaran pers dari Kominfo dapat dilihat pada tatuan berikut ini: (Siaran Pers Kominfo Literasi Digital)