Jurusan Hukum Bisnis (Business Law) BINUS bekerja sama dengan School of Computer Science (SoCS) BINUS, pada awal tahun 2017 ini berhasil menyelesaikan program pembelajaran berbentuk games, yang disebut “Law Crisis”. Games ini berisi materi pembelajaran hukum acara pidana. Games dibuat oleh tiga orang mahasiswa SoCS yang mengambil jalur (track) riset, yaitu Ria Chandra, Reyhan Diandri, dan Felix Rukanda. Pembimbing riset pembuatan games ini terdiri dari dua dosen, yaitu Freddy Purnomo (SoCS) dan Shidarta (Business Law), sementara skenario persidangan dibantu pembuatannya oleh dua dosen hukum BINUS Ahmad Sofian dan Batara Mulia Hasibuan.

“Games Law Crisis” ini menampilkan secara lengkap jalannya persidangan perkara hukum pidana, yang dimulai dari persidangan pertama (pembacaan dakwaan) sampai pada persidangan terakhir (pembacaan putusan). Tiap sesi permainan dapat diikuti oleh tiga sampai tujuh orang mahasiswa. Mereka dapat memilih peran sebagai hakim, jaksa, dan penasihat hukum.

Uji coba terhadap games ini dilakukan di laboratorium komputer Kampus Anggrek BINUS pada tanggal 16 Januari 2017, dihadiri oleh Ketua Jurusan Hukum Bisnis BINUS Dr. Shidarta. Seusai acara tersebut, ia menyempatkan diri menggali kesan-kesan para pengguna games ini. Ia menyadari bahwa ide awal pembuatan games ini memang berangkat dari kebutuhan di internal program studi ilmu hukum tatkala mahasiswa harus mengikuti perkuliahan hukum acara. Ada banyak prosedur beracara yang bisa dikemas menarik melalui games. Seri “Law Crisis” yang pertama ini dapat dikatakan sebagai proyek rintisan, mengingat selama ini belum ada games dengan tema hukum seperti ini beredar di masyarakat. (***)