People Innovation Excellence

KONTRIBUSI BINUS DIHARAPKAN UNTUK GERAKAN BELA NEGARA


IMG-20160908-WA0027


IMG.20160908.WA0029


IMG.20160908.WA0028


IMG.20160908.WA0035


Sejumlah akademisi, politisi, dan aktivis yang peduli terhadap pertahanan dan ketahanan negara berinisiatif membentuk gerakan masyarakat kesadaran bela negara dan NKRI untuk mendorong generasi muda berprestasi dan cinta Tanah Air. Gerakan nasional tersebut ada di bawah Yayasan Barisan Patriot Bela Negara. Gerakan ini bersifat inklusif dan telah mendapat dukungan luas dari lembaga-lembaga negara, kementerian, organisasi masyarakat, dan institusi profesi. Salah satu penggagasnya adalah Persatuan Guru Republik Indonesia, khususnya dimotori oleh Sekretaris Jenderal Dr. M. Qudrat Nugraha, M.Si. Ketua Umum dari gerakan ini R. Achmat Juniawan.

Salah satu tantangan dalam gerakan bela negara ini adalah maraknya penggunaan jaringan teknologi informasi melalui dunia maya. Tantangan ini jika tidak mampu disikapi secara bijak, akan berubah menjadi ancaman yang berpotensi menggerogoti eksistensi NKRI. Untuk itulah Jurusan Business Law BINUS, yang dikenal memiliki keahlian di bidang ini, diminta ikut terlibat memberikan kontribusi pemikiran dan tenaganya. Salah satu bentuk kegiatan yang direncanakan akan dilangsungkan dalam waktu dekat adalah presentasi bersama dengan lembaga pendidikan terkait, guna menjajaki program kerja yang bisa dijalankan untuk tujuan gerakan ini. Selain itu, diskursus tentang pilar-pilar ketatanegaraan, seperti pemahaman ideologi Pancasila, juga menjadi perhatian gerakan kesadaran bela negara tersebut.

Dalam rangka menjalin kekuatan mendukung gerakan ini, sejumlah tokoh penggagas berkesempatan diterima oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan di Gedung MPR tanggal 8 September 2016. Pada saat itu Ketua MPR RI berkenan menandatangani “Deklarasi Nasional Gema Kesadaran Bela Negara”. Beberapa dosen Jurusan Business Law BINUS ikut hadir dan menyaksikan acara penandatanganan deklarasi ini di ruang kerja Ketua MPR RI, yaitu pakar hukum siber Dr. Bambang Pratama dan pakar hukum kekayaan intelektual Dr. Besar, didampingi oleh Kajur Dr. Shidarta dan Sekjur Paulus Aluk Fajar Dwi Santo (***)


IMG.20160908.WA0034


Published at : Updated

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close