Ahmad Sofian, dosen Jurusan Business Law BINUS terpilih menjadi satu-satunya peneliti yang mewakili Indonesia dalam sebuah penelitian yang berjudul “Child Protection System in ASEAN Member-States”. Beliau akan bergabung dengan sembilan peneliti lainnya dari negara-negara ASEAN, yaitu Brunai Darussalam, Cambodia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore, Thailand, dan Vietnam. Penelitian ini sendiri dipimpin oleh Dr. Hemaasari Dharmabumi, dosen di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami sistem perlindungan anak di negara-negara ASEAN, legal framework, dan juga mencari persamaan dan perbedaan dalam perlindungan anak dan menemukan celah (gaps) dan tantangan, sehingga nantinya akan dibangun sebuah “Regional Child Protection System in ASEAN”. Penelitian ini sendiri didukung oleh ASEAN Commission on the Promotion and the Protection of the Rights of Women and Children (ACWC) dan Uni Eropa.
Dalam rangka memperkuat rencana penelitian ini, telah diadakan “Regional Dailogue on Child Protection Systems in ASEAN” yang diadakan pada tanggal 21-22 Maret 2016 di Hotel Aryaduta, Tangerang. Regional Dialogue ini dihadiri oleh seluruh peneliti dari seluruh negara ASEAN, wakil dari ACWC di 10 negara ASEAN, wakil-wakil organisasi internasional dan para konsultan yang memperkuat penelitian ini. Regional Dialogue ini dibuka oleh Deputi Menteri Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ahmad Sofian, juga diminta mempresentasekan rencana penelitian serta langkah-langkah metodologis yang dipilih dalam penelitian ini. Penelitian ini menjadi penting dalam rangka memperkuat sebuah mekanisme perlindungan anak di ASEAN, sehingga memberikan kontribusi yang besar dalam melindungi anak-anak di ASEAN. penelitian ini akan berlangsung pada bulan April 2016 dan diperkirakan selesai pada bulan November 2016. (***)


photo.3