BAHAYA TAFSIR A-HISTORIS TERHADAP PASAL 156A KUHP

Oleh SHIDARTA (Juli 2018) Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) adalah sebuah pasal sisipan yang lahir dua puluh tahun kemudian, setelah kodifikasi ini diterima sebagai bagian resmi dari hukum positif pasca-Indonesia merdeka (Undang-Undang No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana).¬†Jika ¬†keberlakuan efektif Wetboek van Strafrecht (WvS) ini dihitung sejak era Hindia Belanda, maka … Continue reading BAHAYA TAFSIR A-HISTORIS TERHADAP PASAL 156A KUHP